Baca Manga One Piece Chapter 1001 Bahasa Indonesia

BENTUK SPOILER

Judul : Pertarungan Para Monster Di Onigashima

Cover : Jinbe tidur di atas ubur-ubur


Kaido kaget karena tinju Luffy dapat membuatnya terluka. 

Zoro cengengesan, dia bertanya bahwa itukah Haki yg Luffy pelajari dari Pak Tua Hyogoro. 

Angry Kid bertanya Haki jenis apa itu. Dia kaget bukan kepalang melihat sebuah serangan fisik berefek pada Kaido. 

(Kinemon cs : "are we joke to you?") 

Kaido menggumam

Cecunguk ini baru saja gue kalahkan kemarin di Kuri. Apa pula yang dia lakukan setelah itu? 

Cuma ada sedikit orang di dunia ini yang bisa melawanku. Emang cecunguk ini pikir siapa dirinya hahhh. 

Kaido menoleh sekali lagi ke Luffy, sekonyong-konyong dia melihat bayangan Roger, Newgate, Oden, dan Xebec (only siluet) di belakang Luffy. 

Kaido langsung mengeluarkan jurus Raimei Hakkei. Luffy sejatinya udah meramal serangan itu dan mencoba menghindarinya. Tapi serangan Kaido itu sangat cepat bagai kilat. Hingga Walaupun kapten mencoba menghindar dia tetap kena sedikit. 

Darah mengucur deras dari kepala Kapten. Meski begitu, Kaido tetap memuji Luffy yang bisa menghindari titik fatal serangan Raimei Hakkei. 

Big Mom melihat Luffy terkapar, dia mengeluarkan jurus Api Surga untuk membunuh Luffy selagi ada kesempatan. 

Tapi Zoro berhasil memotong Bola Api Raksasa Prometheus dengan Jurus Rubah Api. Zoro berkata dia mencuri jurus Kin'emon. 

Kaido langsung mengeluarkan serangan baru untuk membunuh Luffy. Tapi Law berhasil mensambles dia sebelum terlambat. 

Law marah-marah pada Luffy karena dia ingin menyelamatkan Kin'emon dan Scabbards lainnya. Tapi Luffy lebih duluan memberi perintah. Jadi... Law malu pada Kid karena seolah olah Luffy memerintahkan dirinya untuk bertindak layaknya anak buah. 

Kid beneran mengejek Law dengan menyebut Law sebagai kacungnya Luffy. Kid juga berkata bahwa dia tak akan keberatan jika sesama mahluk lemah (Luffy, Law, Zoro) menjadi aliansi. 

Big Mom yg dicuekin marah. Dia menyerang Luffy, Law, dan si besar mulut Kid dgn jurus Heavenly Bonbon. Jurus itu adalah Prometheus yg dibagi menjadi 3 bola api.

Luffy berkata untuk melihat siapa yg terlemah di antara mereka adalah dengan melihat siapa yang duluan kena bola api raksasa itu. 

Law dan kiddo berteriak tak akan ikut perkataan Luffy. Tapi saat bola api mendekat, tak ada yang mau menyentuhnya (ketiganya memasang muka jijik). 

Zoro mengeluarkan bandana bertuahnya. Dia menunjuk muka Killer dan menyuruh dia menyingkir. Jangan halangi jalan gue, Kamazou! Kata Zoro. 

Killer nggak mau kalah bacot. Dia mengeluarkan cluritnya yg bernama Punisher. Killer berkata andai dulu dia bawa tuh clurit sakti mandragunanya, Zoro sudah almarhum sekarang. 

Zoro menimpali, bahwa andai dia bahwa cluritnya itu sekalipun, hasilnya tetap sama. Zoro akan menang dan akan pulang ke gubuk bersama Hiyori. 

Zoro dan Killer kemudian sama-sama menyerang Kaido. Killer mengeluarkan jurus Cakar Penyembelih. Zoro menggunakan jurus Rengoku Oni Giri. Kaido terlihat sedikit terhempas namun tetap tersenyum dan memuji keduanya. Zoro berkata dirinya menggunakan tenaga Enma terlalu sedikit. 

Kaido keluar dari tumpukan batu Law dan langsung berubah jadi naga. 

Kaido berkata bahwa sebenarnya dia tak ingin membunuh para cecunguk itu karena sudah dibuat kagum oleh kebolehan mereka. Tapi karena sudah membuat pestanya jadi berantakan, maka mau tak mau dia akan menghukum mereka. 

Kaido berkata bahwa dia akan menjaga semua kru mereka setelah kapten mereka mati. Dia juga akan mengambil semua harta dan bahkan Road Poneglyph andai mereka punya. 

Kaido menutup chapter epik ini dengan ucapan, siapapun yang memenangkan pertarungan ini, akan selangkah lagi menjadi Raja Bajak Laut. 


BENTUK MANGA